Minggu, 16 November 2014

PERUSAHAAN

PERUSAHAAN

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan ekonomi yang diorganisasi dan dijalankan sebagai organuisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir summber-sumber ekonomi dengan tujuan unntuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

Dari definisi tesebut terlihat bahwa perusahaan mempunya lima unsur penting yaitu organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan, dan perolehan laba/keuntungan.

1.      Organisasi
Organisasi dapat didefinisikan sebagai lembaga sosisal yang terdiri atas sekumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan dan secara sadar ditetapkan dan secara sadar dibentuk dan dikoordinasikan dalam melaksanakan  suatu kegiatan tertentu dengan tujuan untuk mencapai hasil-hasil yang telah ditetapkan.
Karena organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang mempunyai pikiran dan berkembang, maka organisasi akan mempunyai suatu bentuk dan ubungan yang bersifat dinamis, yang akan selalu berusaha unntuk menyelesaikan dengan perubahan lingkungan eksternal dan internal.

2.      Produksi
Produksi merupakan suatu kejadian yang dilakukan untuk mengolah suatu bahan atau sumber-sumber ekonomi yang ada agar tercipta suatu produk yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi.
Pada dasarnya produksi dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
       1.    Produksi langsung
a.       Produksi primer (ekstratif):
Yaitu suatu usaha aktivitas produksi yang bisa menghasilka suatu produk dengan menggunakan bahan langsung dari alam. Misalnya: Hasil pertanian, pekebunan dan perikanan.
b.      Produksi sekunder
Yaitu dengan menggunakan bahan yang sudah diolah untuk kembali diolah lagi menjadi barang lebih bermanfaat. Misalnya: pembuatan mobil, sepeda, baju, dan sebagainya.
        2.      Produksi tak langsung
              Yaitu produksi yang tidak menaikkan nilai penggunaan dan bukan dari alam tetapimemberikan                       sumbanngan jasa yang bermanfaat bagi perudahaan.
              Misalnya: Akuntan, Ilmuwan,Satpam, dan sebagainya.

3.      Sumber- sumber ekonomi atau factor produksi
Sumber- sumeber ekonomi yang menunjang pelaksanaan kegiatan perusahaan seperti:
     1.      Sumber ekonomi alam (material dan bahan baku)
     2.      Sumber ekonomi manusia (tenaga kerja)
     3.      Sumber ekonomi modal (dana, mesin dan gedung)
     4.      Sumber ekonomi manajerial (keahlian mengelola)
     5.      Sumber ekonomi lingkungan (social dan budaya)
Sumber-sumber ekonomi tersebut akan diproses dalam perusahaan menjadi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam rangka proses pemuasan kebutuhan inilah maka perusahaan mengharapkan adanya keuntungan yang akan diperoleh sebgai imbalan atas pelayanan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat. Dengan demikian bisa diharapkan kalau semakin baik pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan selerea mereka maka akan semakin besar laba yang mungkin dapat dinnikmati perusahaan.

4.      Kebutuhan konsumen
Di sini pengertian kebutuhan meliputi kebutuhan akan barang dan jasa. Sebuah perusahaan tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan manusia, melainkan hanya sebagian saja. Kebutuhan barang dan jasa ini tidak dapat dipenuhi oleh satu macam perusahaan saja melainkan membutuhkan keikutsertaan perusahaan lainnya. Dengan adanya interaksi antara berbagai perusahaan dengan masyarakat atau konsumen menimbulkan adanya kegiatan ekonomi yang bersifat bisnis (orientasi mencapai laba).

5.      Laba/Keuntungan
Laba atau keuntungan bukanlah merupakan tujuan akhir dari suatu perusahaan, melainkan salah satu tujuan yang harus dicapai. Perusahaan yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang yang sebenarnya mempunyai beberapa tujuan secara umum yaitu:
      -          Pencapaian laba maksimum
      -          Kelangsungan hidup (survival)
      -          Pertumbuhan perusahaan (growth)
      -          Prestise
      -          Kesejahteraan masyarakat
      -          Kesejahteraan anggota perusahaan, dan sebagainya.
     Perusahaan melaksanakan koordinasi sumber-sumber ekonomi,ini berarti bahwa perusahaan berusaha          memakai semua sember-sumber ekonomi dengan jalan mengkombinasikan sedemikian rupa sehingga            baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan sumbangan dalam proses produksi maupun            distribusi barang atau jasa guna memenuhi kebutuhan masyarakat atau mencari keuntungan.

Sumber:


Minggu, 19 Oktober 2014

Artikel : Debit dan Kredit



Debit dan Kredit

Dalam akuntansi sudah tidak asing lagi dengan konsep debit dan kredit. Ini adalah area di mana banyak mahasiswa akuntansi baru bingung. Seringkali orang berpikir debit berarti penambahan sementara kredit berarti pengurangan. Hal ini tidak terjadi sama sekali. 

Debit dan kredit benar-benar mengacu pada jurnal yang di posting ke buku besar. Debit kadang-kadang disingkat Dr adalah entri yang dicatat di sisi kiri dari buku besar akuntansi atau T-akun. Sebaliknya, kredit atau Cr adalah entri di sisi kanan dari buku besar. 

Sisi kanan dan sisi kiri berasal dari persamaan akuntansi di mana debit harus selalu sama kredit dalam rangka untuk menyeimbangkan persamaan akuntansi. 


Jika dilihat, rekening debit selalu ditampilkan pada sisi kiri persamaan akuntansi sementara rekening kredit yang ditampilkan di sisi kanan. Dengan demikian, debit selalu dicatat di entri sebelah kiri dan kredit selalu dicatat di entri sebelah kanan.  Jadi debit dan kredit tidak benar-benar berarti kelebihan dan kekurangan. Sebaliknya, mereka menunjukkan saldo rekening dan hubungan mereka dalam persamaan akuntansi. 

Akun dan saldo
Ada beberapa jenis rekening dalam sistem akuntansi. Setiap akun ditugaskan baik saldo debit atau saldo kredit berdasarkan sisi mana persamaan akuntansi jatuh.

Berikut adalah tiga jenis utama dari akun.

Aset - Semua aktiva yang normal memiliki saldo debit. Ini berarti bahwa akun aset dengan saldo positif selalu dilaporkan di sisi kiri dari T-Akun. Aset meningkat pada debit dan kredit menurun.
kewajiban - Semua kewajiban yang normal memiliki saldo kredit. Dengan kata lain, akun tersebut memiliki saldo positif di sisi kanan dari T-Akun. Kewajiban yang meningkat pada kredit dan penurunan pada debet.
Akun ekuitas - Akun ekuitas seperti laba ditahan dan saham biasa juga memiliki saldo kredit. Ini berarti bahwa akun ekuitas meningkat pada kredit dan penurunan pada debit.

Artikel : Akun Aset



Aset Akun

Aset adalah sumber daya yang dimiliki atau dikuasai oleh perusahaan yang dapat digunakan untuk memberikan manfaat ekonomis di masa depan. Dengan kata lain, aset adalah barang yang digunakan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan pada masa mendatang atau mempertahankan operasinya.
Hampir semua sistem akuntansi terpisah kelompok asetnya dalam akun yang berbeda. Akun ini disusun dalam kategori lancar dan tidak lancar. Aset saat ini adalah salah satu yang memiliki masa manfaat satu tahun atau kurang. Aktiva tidak lancar memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun.

Berikut adalah daftar dari beberapa aset yang paling umum
ditemukan dalam bagan akun:

Current asset
Kas - Kas adalah aset yang paling lancar yang dimiliki perusahaan. Ini mencakup segala bentuk mata uang yang dapat dengan mudah diperdagangkan termasuk koin, cek, wesel, dan saldo rekening bank.
Biaya Dibayar - Biaya dibayar di muka, seperti asuransi dibayar dimuka, adalah biaya yang telah dibayarkan sebelum waktunya atau ssebelum jatuh tempo. Jika asuransi senilai enam bulan dibayar di muka, perusahaan berhak untuk asuransi (layanan) untuk enam bulan ke depan di masa depan.
Piutang - Piutang merupakan aset yang timbul dari penjualan barang atau jasa kepada seseorang secara kredit. Piutang tersebut merupakan janji dari pembeli untuk membayar penjual sesuai dengan persyaratan penjualan. Penjual memiliki klaim atas kas pembeli sampai pembeli membayar barang atau jasa tersebut.
Wesel Tagih - Catatan janji tertulis untuk membayar sejumlah uang pada jangka waktu tertentu yang sudah ditentukan. Perusahaan yang memegang catatan yang ditandatangani oleh pihak lain yang tercatat sebagai peminjam atau pembuat wessel. Tidak seperti piutang, catatan piutang dapat menjadi aset jangka panjang  dengan tingkat  bunga yang dinyatakan.
Persediaan - Persediaan terdiri dari barang yang dimiliki perusahaan yang dalam bisnis menjual barang-barang. Sebagai contoh, mobil akan dianggap persediaan untuk dealer mobil karena dalam bisnis penjualan mobil. Mobil tidak akan dianggap persediaan untuk restoran pizza yang ingin menjual mobil pengiriman.
Supplies
(perlengkapan) – perlengkapan terdiri dari barang yang dimiliki dan digunakan dalam kegiatan perusahaan yang dapat habis dalam sekali pakai. Contoh seperti pensil, pulpen, perangko dan lain-lain.

Long-term atau jangka panjang
Aset Tetap - Aktiva tetap termasuk peralatan, kendaraan, mesin, dan bahkan komputer. Aset ini umumnya memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun dan biasanya pembelian bisnis lebih mahal.
Aset Tidak Berwujud –
Tidak semua aset berwujud. Beberapa asset seperti goodwill, investasi saham, paten, dan situs web tidak bisa disentuh. Namun, aset-aset ini bisa menjadi cukup berwujud.
 Ada banyak lagi jenis aset yang tidak disebutkan di sini, tapi ini merupakan daftar aset dasar.

BISNIS



Nama    : Yuni Fajarwati
NPM      : 2C214576
Kelas     : 1EB20

1.       Pengertian Bisnis ?

Bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan sekelompok orang atau organisasi atau perorangan untuk mendapatkan suatu keuntungan baik dalam jual-beli barang ataupun jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis juga dibutuhkan kreatifitas agar dapat menghasilkan suatu inovasi/produk baru dalam memenuhi kebutuhan dan memuaskan masyarakat sehingga hasil yang diperoleh suatu perusahaan atau pihak yang melaksanakan bisnis tersebut juga mkasimal.

2.       Jenis-jenis bisnis?
Bisnis dibedakan menjadi 4 yaitu,
  •   Monopsoni         : Dimana terdapat  satu pelaku usaha atau merupakan pembeli tmenguasai        suatu pasar tertentu. Konsumen/pembeli merupakan suatu perusahaan. Contohnya PT. KAI
  • Monopoli            : pasar yang didalamnya hanya terdapat satu perusahaan dan menghasilkan produk/barang yang tidak memiliki pengganti dan perusahaan lain kesulitan untuk bergabung atau masuk ke dalam perusahaan tersebut. Contohnya PT. PLN     
  •  Oligopoli              : pasar yang didalamnya terdapat penjual/perusahaan yang menjual produk yang sejenis, dengan cara penawarannya masing-masing. Contoh produk AC, Handphone
  • Oligopsoni           : Dimana terdapat lebih dari dua atau banyak pelaku usaha atau pembeli tunggal yang menguasai suatu tertentu.  Pembeli disini merupakan perusahaan/produsen. Contohnya pasar tembakau, PT. Indosat 
3.       Mengapa harus berbisnis?

Karena menurut saya berbisnis itu penting banyak manfaatnya. Dan berdasarkan data statistik Indonesia pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia cenderung meningkat, maka kebutuhan manusia akan barang dan jasapun akan meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut bisnis sangat diperlukan, selain dapat mendatangkan laba bagi perusahaan, maka kebutuhan konsumen pun akan terpenuhi. Selain itu dengan berbisnis juga kita dapat membuka lowongan pekerajaan bagi para pengangguran sehingga dapat mengurangi tingkat pemangguran di Indonesia.